Minggu, 29 November 2015

Brosur

Haiiiiii

Di pertemuan ke tiga mata kuliah pengantar bisnis, saya dan teman-teman mendapat tugas untuk membuat brosur ataupun katalog. Saya dan ke empat teman saya memilih untuk membuat brosur. Brosur yang kami buat berisi  aksesoris-aksesoris seperti kalung, kacamata dan ada beberapa tas juga.

Ini adalah hasil brosur yang dibuat oleh kelompok saya



 Terimakasih karena kalian mau melihat brosur buatan kelompok saya

Senin, 23 November 2015

Bisnis Kuliner Di Indonesia

Kunjungan Salah Satu Tempat Kuliner Di Indonesia

"Sate Padang di Depok"

           Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragamaan suku dan budayanya. Tidak hanya suku dan budayanya yang beragam, makanan di setiap daerahnya juga begitu banyak dan beragam. Salah satu makanan khas asal Indonesia yang akan ulas kali ini adalah “Sate Padang”. Sate Padang adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang berasal dari Padang, Sumatera Barat. Walaupun berasal dari Padang, Sumatera barat tetapi sekarang ini banyak sekali para perantau dari Padang yang membuka usaha kuliner sate padangnya di kota Depok.
           Uda Adri, beliau adalah salah satu pemilik usaha sate padang “Talang Baduri” di Jalan H. Abdul Gani, Cilodong Depok (perempatan ke arah SMPN 6 Depok). Uda Adri ini menuturkan bahwa beliau ingin memperkenalkan makanan khas dari daerahnya ke masyarakat luas khususnya masyarakat yang berada di kota Depok.
           Pemilik menuturkan bahwa beliau sudah menekuni usaha ini kurang lebih selama 2 tahun dengan berbagai macam hambatan dan rintangan dalam menjalani usahanya. Pemilik mengatakan bahwa beliau mendapatkan resep sate padang ini dari resep keluarga yang akan terus ia jaga keaslian dan kekhasannya agar usaha sate padangnya ini terus berjalan dengan lancar dan dapat  diterima masyarakat khususnya masyarakat kota Depok.
           Meski usaha yang ditekuni Uda Adri masih baru, beliau menuturkan bahwa beliau selalu memilih bahan baku yang fresh dan berkualitas agar sate padang buatannya ini tidak berubah rasanya dan memiliki rasa khas yang berbeda dari sate padang buatan usaha orang lain.


Proses Pembuatan Sate Padang 

           Sate padang adalah makanan khas Sumatera Barat yang terbuat dari bahan daging sapi, lidah, jeroan seperti jantung, usus, dan tetelan, dengan memakai bumbu kacang kental seperti bubur ditambah cabai pedas dan taburan bawang goreng.
            Ada beberapa sate padang yaitu sate padang, sate padang panjang, dan sate pariaman yang membedakan dari ketiga jenis sate padang tersebut adalah dari kuah bumbu kacang yang diberikan.
Berikut ini adalah proses pembuatan sate padang:
·         Daging sapi / lidah/ jeroan segar dimasukkan dalan panci besar berisi air dan direbus dua kali agar lunak menggunakan panci dan air yang berbeda.
·         Setelah matang dan lunak daging diiris-iris dan dilumuri dengan bumbu dan rempah-rempah. Sementara air rebusan digunakan sebagai kuah kaldu, sebagai bahan membuat kuah sate.
·         Lalu kuah kaldu ini dicampur dengan 19 macam bumbu rempah-rempah yang telah dihaluskan (bawang merahbawang putihkunyitjahe, dan serai) dicampur dengan berbagai macam cabai dan sedikit bumbu rahasia keluarga. Seluruh bumbu kemudian dijadikan satu dan dimasak selama 15 menit. Rempah-rempah inilah yang membuat rasa kuah sate menjadi kaya rasa yang melimpah.
·         Sate sendiri hanya dibakar saat dipesan, menggunakan arang dari tempurung kelapa.
Sate padang ini sangat nikmat bila dimakan dalam keadaan hangat, biasanya ditambah dengan keripik balado khas Minang.

Cara Mempertahankan Usaha Ini

            Uda Adri selaku pemilik usaha ini menuturkan bahwa untuk mempertahankan usahanya ini agar terus maju dan tidak kalah dengan persaingan penjual sate padang lainnya, beliau selalu menjaga kualitas dan kesegaran bahan baku untuk pembuatan sate padang ini. Karena menurut beliau bahan baku yang segar dan berkualitas adalah kunci utama dalam resep mempertahankan usahanya ini. Beliau selalu berkata bahwa bahan baku yang segar dan berkualitas akan memberikan cita rasa yang berbeda dan memiliki kekhasan yang berbeda juga. Walaupun nantinya beliau akan menemui hambatan pada urusan bahan baku entah itu bahan baku yang tiba-tiba susah di cari dipasaran ataupun harga bahan baku yang melonjak naik, Uda Adri akan berusaha selalu memberikan kualitas yang terbaik untuk para pelanggannya. Karena kepuasan dari pelanggan adalah kesenangan bagi Uda Adri selaku pemilik usaha sate padang “Talang Baduri” ini.



Jika kalian penasaran dengan rasa sate padang racikan “Sate Padang Talang Baduri” ini cobalah datang dan cicipi sate padang ini. Ada 3 cabang “Sate Padang Talang Baduri” ini yang saya tahu diantaranya ada di Jalan Flamboyan, Depok 2 Tengah, Jalan Raden Saleh Depok, dan Jalan H. Abdul Gani Cilodong, Depok dan masih banyak lagi cabang-cabang “Sate Padang Talang Baduri” lainnya yang ada di kota Depok. Harga satuporsi sate padang dengan lontog ini adalah Rp. 17.000,00. Datang dan cicipilah kuliner khas daerah Padang, Sumatera Barat ini. Lestarikan dan cintailah makanan khas Indonesia JJJJJ




Home Industri

Mengunjungi Usaha Mikro (Home Industri)


Profil Usaha

Zavira Furniture, sebuah home industri yang berdiri sejak tahun 2011. Zavira Furniture adalah sebuah home industri yang bergerak dibidang mebel furniture . Zavira Funiture terletak di Jalan M. Yusuf Pesona Kayangan Depok.
Produk yang dihasilkan Zavira Furniture adalah macam-macam meja, lemari, rak, kitchen set, tempat tidur dan masih banyak lagi. Bahan baku untuk membuat berbagai jenis barang mebel adalah kayu jati belanda atau orang-orang banyak yang sering menyebutnya dengan nama kayu pinus.
Selain kayu jati belanda atau pinus, dalam pembuatan berbagai macam furniture tersebut Zavifira Furniture juga membutuhkan bahan lainnya seperti paku, palu, alat untuk mengamplas, politur vernis, dll.
Zavira Furniture memperkerjakan 4 orang karyawan untuk membantu pemilik menjalankan usahanya. Proses produksi suatu barang berkisar antara 4 – 7 hari atau tergantung jumlah barang dan banyak barang yang di pesan konsumen. Pemilik juga menuturkan bahwa omset yang dia dapatkan setiap bulannya itu tidak lah sama atau fluktuatif, terkadang mencapai target terkadang juga di bawah target.

Proses Produksi

Proses produksi yang biasanya dilakukan 4 – 7 hari atau tergantung jumlah barang dan banyak barang yang di pesan konsumen, biasanya dimulai dengan penyortiran kayu kegiatan ini bertujuan untuk memisahkan kayu yang berkualitas tinggi dan kayu yang berkualitas rendah. Selain dilakukan penyortiran kayu juga dilakukan pengukuran kayu dan pemotongan kayu sesuai kebutuhan.
Setelah itu proses pembentukan setelah melakukan penyortiran kayu yang sudah disortir dan dipotong  di lakukan proses pembentukan atau disebut molding dalam proses ini kayu yang masih bahan mentah mulai bentuk dengan berbagai macam komponen dan juga ukuran sebenarnya. Salah satu kegiatannya adalah proses ukir kayu
            Setelah dilakukan pembentukan kayu mulai memasuki tahap perakitan. Dalam tahap ini kayu yang sudah di bentuk mulai dirakit menjadi barang mebel seperti pesanan konsumen dalam tahap ini dibutuhkan tukang kayu yang cukup berpengalaman karena tingkat kesulitan dan pentingnya tahap ini.
            Setelah tahapan perakitan selesai tahap finishing dimulai dalam proses ini kayu diberi warna dalam tahap ini kembali lagi dibutuhkan tukan kayu yang berpengalaman karena apabila ada kegagalan dalam tahap ini barang yang sudah hampir jadi akan rusak dan menjadi tidak sesuai permintaan konsumen. Setelah tahap finishing dilakukan pengemasan barang untuk dikirim ke pelanggan.

Hambatan dalam Berbisnis
      Dalam menjalankan usahanya Zavira Furniture tentu saja menemui banyak kendala dan hambatan, kendala dan hambatan ini muncul seiring berjalannya waktu. Pada awal memulai usaha pemilik menghadapi hambatan dan kendala yang cukup besar yaitu dalam hal mencari pelanggan. Selain masalah tersebut ada beberapa kendala lagi yang harus dihadapi oleh Zavira Furniture, salah satunya dalam hal bahan baku. Pemilik menuturkan bahwa dalam mencari bahan baku pembuatan yaitu kayu jati belanda atau kayu pinus itu sudah mulai sulit belakangan ini bukan karena tidak tersedianya bahan baku kayu dari para pengepul tetapi banyaknya pengrajin lainnya yang memproduksi barang yang sama dengan bahan baku yang sama, sehingga mereka harus rebutan dalam membeli bahan baku kayu dari pengepul. Selain masalah persediaan bahan baku ada pula masalah lainnya yaitu sering naiknya harga bahan baku utama (kayu) dan persaingan harga antara Zavira Furniture dengan pengrajin lainnya yang memiliki usaha yang sama.


Perkembangan Usaha

Dalam perkembangannya pada saat ini Zavira Furniture sudah memiliki pelanggannya tersendiri.. Untuk proses pengerjaannya barang akan dikerjakan bila ada pemesanan terlebih dahulu dari pembeli apabila tidak ada pemesanan barang tidak akan di produksi.
Zavira Furniture pada saat ini sudah jarang menemui hambatan karena mereka sudah memiliki pasarnya dalam menjual barang dan Zavira Furniture juga sudah menemukan berbagai cara untuk mengahadapi berbagai hamabatan atau masalah yang ada dikala menjalani usaha

Zavira Furniture juga memiliki harapan agar usaha furniturenya dapat terus berjalan, mempunyai banyak pelanngan, dan bisa melabarkan pasarnya ke luar daerah bahkan ke luar negeri dan dapat membuka cabang-cabang di setiap daerah-daerah atau kota kota besar di Indonesia.

Foto Tempat Usaha






Rencana Bisnis

                        
Rencana Bisnis


                        I.             Deskripsi Usaha


Nama               :  Cokolado cafe
Bidang usaha  :  Bidang Kuliner
Lokasi Usaha  :  Jalan Dago Bandung


  II.            Tujuan Usaha

           
Saya ingin membuka sebuah cafe yang menyediakan berbagai minuman dengan rasa serba coklat yang akan dikemas dengan konsep berbeda dan unik, dengan konsep yang berbeda dan unik ini saya berharap akan di sukai banyak pengunjung terutama para remaja dan para pelancong yang sedang berwisata ke Bandung. Saya harap cafe ini akan menjadi tempat recomended yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan yang akan datang ke kota Bandung khususnya daerah Dago dan cafe ini juga dapat menyerap tenaga kerja serta menghasilkan pendapatan tambahan untuk saya.

                        III.            Jumlah Karyawan dan Jenis Pekerjaannya

Saya akan memperkerjaan 14 karyawan di cafe ini, dengan pembagian tugas atau pekerjaan sebagai berikut:
·                               1 Pimpinan (Manager)

  •      pemilik sekaligus pimpinan
  •      bertanggung jawab teradap jalannya usaha
  •      mengawasi setiap kegiatan karyawan dan kegiatan yang ada di cafe
  •      pengambil keputusan
·                              1 Karyawan bagian keuangan

  •      melaksanakan kegiatan keuangan dan administrasi
  •      mencatat semua transaksi yang terjadi di perusahaan dengan jelas dan menghitungnya secara akurat
  •      mengadakan dana untuk proses pembelian bahan baku
  •           membuat laporan keuangan setiap bulan dan melaporkannya langsung kepada manager
·                            1 Karyawan bagian pemasaran

  •      mempromosikan dan memasarkan produk
  •           melayani   dengan   ramah,   
  •      menanggapi   komplain konsumen dengan ramah dan senyum
·                           1 Karyawan bagian pengadaan bahan baku

  •      mencari informasi tentang sok bahan baku
  •           melakukan pembelian bahan baku
  •           menjaga mutu bahan sebelum diolah (ketika masih dalam penyimpanan)
·                          2 karyawan bagian produksi

  •      membuat atau mengolah bahan baku menjadi barang jadi yaitu minuman
  •      mengontrol setiap produksi yang di jual kepada konsumen.
  •     berinovasi setiap saat dari segi cita rasa dan penyajian dengan mengikuti perkembangan yang ada.
·                        2 karyawan sebagai kasir

  •      mencatat secara langsung transaksi yang terjadi dengan konsumen
  •      memberikan rangkapan bon pembelian kepada bagian keuangan dengan jelas dan terperinci
·                        2 Karyawan sebagai pelayaan

  •            melayani segala pesanan yang dipesan konsumen
  •       mengantar menu yang telah dipesan oleh konsumen
·                        2 orang pekerja dibagian kebersihan

  •           bertanggung jawab atas kebersihan cafe dan peralatan dapur
·                        2 petugas keamanan

  •      menjaga keamanan cafe dan tempat parkir


                         IV.            Proses Produksi
            
Pertama saya membutuhkan bubuk cokelat yang merupakan bahan paling penting dalam pembuatan minuman, lalu sedikit campuran gula cair, setelah itu saya membutuhkan air dan es batu untuk membuat minuman cokelat tersebut lalu semua bahan tersebut di blend dengan bantuan mesin blender. Untuk tambahan pelengkap bisa ditambahkan dengan bahan pelengkap lainnya sesuai dengan menu yang telah di pesan oleh para konsumen.


                            V.            Hasil Produksi
            
 Cafe kami membuat dan menyajikan berbagai minuman yang berasakan coklat diantaranya hot chocolate, choco ice blended, choco oreo ice blended, choco papermint ice blended, choco greante ice blended, choco chesee cake ice blended, choco banana ice blended, dan choco cotton candy ice blended. Kedepannya kami juga akan terus berinovasi menyajikan minuman-minuman baru.


                         VI.            Strategi Pemasaran

Kami akan membuat cafe dengan desain dan konsep yang unik serta berbeda dari cafe lainnya. Cafe tersebut akan kami buka di tempat yang strategis dan dekat dengan tempat perbelanjaan atau distro-distro yang ada di daerah dago. Tidak ketinggal kami juga akan menyediakan tempat parkir khusus para pengunjung yang luas dengan penjagaan keamanan yang baik. Kenyamanan dan kebersihan cafe juga akan kami utamakan agar para konsumen dapat menikmati menu yang telah dipesannya dengan enjoy.
Untuk memperkenalkan Cokolado Cafe kepada para konsumen, kami akan menggunakan sarana internet sebagai media pemasaran cafe kami terutama pada sosial media. Tidak hanya dengan sarana internet kami juga akan menyebarkan brosur-brosur didekat cafe untuk membantu pemasaran cafe kami. Di tiga bulan pertama pembukaan cafe, kami akan memberikan promo spesial dengan memberikan harga spesial kepada para konsumen yang datang ke cafe kami, dan disetiap awal bulaan berikutnya kami akan memberikan potongan harga.


                      VII.            Slogan Perusahaan

          
  “ With Chocolate You’ll Can Feel Better ”

Tokopedia

Dalam pertemuan pertama mata kuliah pengantar bisnis, saya mendapatkan tugas untuk membuat akun dan membuka toko di tokopedia. Jadi, silahkan kunjungi toko saya di https://www.tokopedia.com/dreams-olshop. Terimakasih JJJJJ

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA Kelompok 8    :       Fanny Arisda Amaliya. / 22215466                   ...