Mengunjungi Usaha Mikro (Home Industri)
Profil Usaha
Zavira
Furniture, sebuah home industri yang berdiri sejak tahun 2011. Zavira Furniture
adalah sebuah home industri yang bergerak dibidang mebel furniture . Zavira
Funiture terletak di Jalan M. Yusuf Pesona Kayangan Depok.
Produk yang
dihasilkan Zavira Furniture adalah macam-macam meja, lemari, rak, kitchen set,
tempat tidur dan masih banyak lagi. Bahan baku untuk membuat berbagai jenis
barang mebel adalah kayu jati belanda atau orang-orang banyak yang sering
menyebutnya dengan nama kayu pinus.
Selain kayu jati
belanda atau pinus, dalam pembuatan berbagai macam furniture tersebut Zavifira
Furniture juga membutuhkan bahan lainnya seperti paku, palu, alat untuk
mengamplas, politur vernis, dll.
Zavira Furniture
memperkerjakan 4 orang karyawan untuk membantu pemilik menjalankan usahanya.
Proses produksi suatu barang berkisar antara 4 – 7 hari atau tergantung jumlah
barang dan banyak barang yang di pesan konsumen. Pemilik juga menuturkan bahwa
omset yang dia dapatkan setiap bulannya itu tidak lah sama atau fluktuatif,
terkadang mencapai target terkadang juga di bawah target.
Proses Produksi
Proses produksi yang biasanya
dilakukan 4 –
7 hari
atau tergantung jumlah barang dan banyak barang yang di
pesan konsumen, biasanya dimulai dengan penyortiran kayu kegiatan
ini bertujuan untuk memisahkan kayu yang berkualitas tinggi dan kayu yang
berkualitas rendah. Selain dilakukan penyortiran kayu juga dilakukan pengukuran kayu dan
pemotongan kayu sesuai kebutuhan.
Setelah itu
proses pembentukan setelah melakukan penyortiran kayu yang sudah disortir dan
dipotong di lakukan proses pembentukan
atau disebut molding dalam proses ini kayu yang masih bahan mentah mulai bentuk
dengan berbagai macam komponen dan juga ukuran sebenarnya. Salah satu
kegiatannya adalah proses ukir kayu
Setelah dilakukan pembentukan kayu
mulai memasuki tahap perakitan. Dalam tahap ini kayu yang sudah di bentuk mulai
dirakit menjadi barang mebel seperti pesanan konsumen dalam tahap ini
dibutuhkan tukang kayu yang cukup berpengalaman karena tingkat kesulitan dan
pentingnya tahap ini.
Setelah
tahapan perakitan selesai tahap finishing dimulai dalam proses ini kayu diberi
warna dalam tahap ini kembali lagi dibutuhkan tukan kayu yang berpengalaman
karena apabila ada kegagalan dalam tahap ini barang yang sudah hampir jadi akan
rusak dan menjadi tidak sesuai permintaan konsumen. Setelah tahap finishing
dilakukan pengemasan barang untuk dikirim ke pelanggan.
Hambatan dalam Berbisnis
Dalam menjalankan usahanya Zavira
Furniture tentu saja menemui banyak kendala dan hambatan, kendala dan hambatan ini
muncul seiring berjalannya waktu. Pada awal memulai usaha pemilik menghadapi hambatan
dan kendala yang cukup besar yaitu dalam hal mencari pelanggan. Selain masalah tersebut
ada beberapa kendala lagi yang harus dihadapi oleh Zavira Furniture, salah
satunya dalam hal bahan baku. Pemilik menuturkan bahwa dalam mencari bahan baku
pembuatan yaitu kayu jati belanda atau kayu pinus itu sudah mulai sulit
belakangan ini bukan karena tidak tersedianya bahan baku kayu dari para
pengepul tetapi banyaknya pengrajin lainnya yang memproduksi barang yang sama
dengan bahan baku yang sama, sehingga mereka harus rebutan dalam membeli bahan
baku kayu dari pengepul. Selain masalah persediaan bahan baku ada pula masalah
lainnya yaitu sering naiknya harga bahan baku utama (kayu) dan persaingan harga
antara Zavira Furniture dengan pengrajin lainnya yang memiliki usaha yang sama.
Perkembangan Usaha
Dalam
perkembangannya pada saat ini Zavira Furniture sudah memiliki pelanggannya tersendiri..
Untuk proses pengerjaannya barang akan dikerjakan bila ada pemesanan terlebih
dahulu dari pembeli apabila tidak ada pemesanan barang tidak akan di produksi.
Zavira Furniture
pada saat ini sudah jarang menemui hambatan karena mereka sudah memiliki
pasarnya dalam menjual barang dan Zavira Furniture juga sudah menemukan
berbagai cara untuk mengahadapi berbagai hamabatan atau masalah yang ada dikala
menjalani usaha
Zavira Furniture
juga memiliki harapan agar usaha furniturenya dapat terus berjalan, mempunyai
banyak pelanngan, dan bisa melabarkan pasarnya ke luar daerah bahkan ke luar
negeri dan dapat membuka cabang-cabang di setiap daerah-daerah atau kota kota
besar di Indonesia.
Foto Tempat Usaha




Tidak ada komentar:
Posting Komentar